29 October 2005
Metrotvnews.com, Batam: Ratusan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Batam berunjuk rasa di Kantor Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Batam, Riau, Sabtu (29/10). Mereka menolak hasil Konferensi Cabang PDIP Batam yang mengajukan Nazif Susilo Darman sebagai calon wali kota Batam dalam pemilihan kepala daerah mendatang. Aksi massa banteng gendut ini sempat diwarnai keributan. Sebagian kader bahkan mengamuk di dalam kantor.
Ratusan kader PDIP Kota Batam itu datang dengan niat menyegel Kantor DPC PDIP Kota Batam. Mereka mengaku kecewa karena Konfercab mengusung Nazif sebagai calon wali kota. Padahal Nazif bukan kader PDIP. Menurut para pengunjuk rasa, pencalonan wali kota Batam dari luar partai tidak sesuai surat keputusan partai.
Sempat terjadi aksi saling dorong dengan polisi saat massa hendak menyegel pintu kantor. Sementara di dalam ruangan, pertemuan antara pengurus cabang dan perwakilan pengunjuk rasa memanas. Seorang pengurus DPC naik ke atas meja menantang perwakilan pengunjuk rasa.
Leave a Comment » |
Kisruh | Tagged: PDIP |
Permalink
Posted by celotehican
24 October 2005
Metrotvnews.com, Jakarta: Akhirnya Roy BB Janis dan kawan-kawan mengalah. Mereka mengundurkan diri dari keanggotaan DPR. Mereka adalah Roy, Sukowaluyo Mintoharjo, Noviantika Nasution, Chandra wijaya. Mereka menilai Partai demokrasi Indonesia Perjuangan sudah kehilangan roh dan jati diri sebagai partai rakyat dan pembela Wong cilik. “PDIP sedang disandera oleh kepentingan-kepentingan keluarga,” kata Roy dalam konferensi di Jakarta, Senin (24/1).
Dari kabar yang beredar, sebenarnya keempat orang itu telah dipecat dari PDIP pascakongres di Bali. Pasalnya, mereka mendirikan Gerakan Pembaruan PDIP. Bahkan, PDIP telah mengajukan pergantian antarwaktu kepada mereka di DPR. Namun, Roy membantah mundur karena sudah penggantinya. Menurut rencana, para tokoh Gerakan Pembaruan PDIP ini akan mendirikan partai baru yang akan dideklarasikan menjelang pergantian tahun nanti.
Leave a Comment » |
Kisruh | Tagged: PDIP |
Permalink
Posted by celotehican
23 October 2005
Metrotvnews.com, Solo: Kesatuan Umat Islam Surakarta (KUIS) mengerahkan massa ke empat titik di Kota Solo, Jawa Tengah, Ahad (23/10). Ini sebagai tanggapan terhadap pengerahan massa oleh Dewan Pimpinan Cabang Partai demokrasi Indonesia Perjuangan untuk menentang razia yang dilakukan KUIS.
Menurut Wondo, salah seorang koordinator KUIS, pengerahan laskar KUIS akibat tidak konsistennya PDIP dengan kesepakatan kedua belah pihak. Di depan Kepala Kepolisian Wilayah Solo, masing-masing pihak manyatakan akan membatalkan aksi mereka hari ini. KUIS juga menuntut PDIP meminta maaf karena telah mendeskriditkan peserta razia sebagai embrio teroris. Tuduhan itu telah disebarluaskan oleh PDIP lewat selebaran yang diedarkan kepada seluruh massa mereka.
Wondo juga menyatakan meski polisi sudah menangkap dan menetapkan status tersangka pada koordinator KUIS, namun hal itu tidak menyurutkan mereka untuk terus memantau tempat-tempat yang dijadikan sarang kemaksiatan, terutama pada Ramadan. Setelah mendapat kepastian bahwa massa PDIP membatalkan aksi turun ke jalan, massa laskar KUIS akhirnya bubar.
Leave a Comment » |
Moralitas | Tagged: PDIP |
Permalink
Posted by celotehican