Berselingkuh, Wakil Rakyat Lumajang Dinonaktifkan

25 December 2006

Liputan6.com, Lumajang: Handoko, anggota DPRD Lumajang, Jawa Timur, dari Fraksi PDIP Perjuangan dinonaktifkan dari jabatannya akibat terlibat kasus perselingkuhan. Keputusan ini dikeluarkan berdasarkan hasil rapat pimpinan Dewan Perwakilan Cabang PDIP Lumajang bersama tim pencari fakta, belum lama ini.

Handoko adalah salah satu Wakil Pimpinan DPC Lumajang sekaligus Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD setempat. Wakil rakyat ini dinonaktifkan akibat tertangkap basah berselingkuh dengan Maulana, seorang istri Tenaga Kerja Indonesia asal Lumajang. Saat kejadian, Handoko sempat dikeroyok massa.

Menurut Ketua DPC PDIP Umar Bashor, penonaktifan Handoko tersebut karena mencemarkan nama baik partai dan keputusannya sudah final. Dia tak hanya dinonaktifkan dari jabatannya di Legislatif, tapi juga dari keanggotaanya dari partai.(ZIZ/Tim Liputan 6 SCTV)


Kader PDIP Banyumas Saling Seruduk

12 December 2006

Liputan6.com, Banyumas: Keributan antarsesama kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali terjadi. Ratusan massa PDIP Banyumas, Jawa Tengah, yang menentang Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Banyumas, Suherman, memblokir pintu masuk Gedung Sasana Satria Purwokerto, Ahad (12/11). Sedianya ribuan kader DPC Banyumas yang sudah datang sejak pagi akan mengadakan silaturahmi di gedung tersebut.

Pemblokiran itu merupakan bentuk perlawanan terhadap Suherman yang dituding tidak memenuhi aspirasi anggota dan anggaran dasar partai. Meski marah atas pemblokiran tersebut, para pengurus DPC PDIP Banyumas serta pendukung Suherman tidak bisa berbuat banyak. Untuk mencegah berlanjutnya bentrokan, acara silaturahmi akhirnya dibatalkan.

Sebelumnya, anggota satuan tugas (satgas) PDIP Sragen, Jateng, juga berunjuk rasa menolak susunan pengurus baru DPC PDIP Kabupaten Sragen, kemarin siang. Demonstran sempat merusak Kantor DPC dan kendaraan dinas satgas [baca: Satgas PDIP Sragen Berunjuk Rasa].(ADO/Mardianto)


KALLA MINTA MAAF ATAS KASUS YAHYA ZAINI

10 December 2006

Metrotvnews.com, Malang: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Jusuf Kalla meminta maaf kepada bangsa Indonesia atas kasus video porno yang melibatkan salah seorang anggota DPR dari Partai Golkar, Yahya Zaini. Pernyataan tersebut diungkapkan Jusuf Kalla saat memberikan pengarahan singkat dalam peringatan Hari Ulang Tahun Partai Golkar ke-42, Ahad (10/12). Peringatan ulang tahun dipusatkan di Gedung Olahraga Ken Arok, Kota Malang.

Selain permintaan maaf, Kalla juga menghargai tindakan bertanggung jawab Yahya Zaini

dengan mengundurkan diri dari kursi fungsionaris DPP Golkar dan anggota DPR setelah kasus video porno yang melibatkan dirinya dengan artis Maria Eva terekspose ke publik. Yahya Zaini menyatakan mundur dari DPP Partai Golkar, Senin (4/12) pekan lalu. Empat hari berikutnya, Yahya mengundurkan diri dari anggota dewan.(DOR)