Patrialis Akbar Kebingungan ‘Diserang’ Yusril

INILAH.COM, Jakarta – Bagaimana jadinya jika seorang menteri bingung menghadapi serangan pihak lain? Itulah yang dialami Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar.

Mendapat serangan dari Yusril Ihza Mahendra atas perpanjangan pencekalan dirinya, Patrialis tampak bingung. Yusril mempermasalahkan digunakannya UU No.9 tahun 1992 yang sudah tidak berlaku untuk pencekalan terhadap dirinya. Sebab UU tersebut sudah diganti dengan UU No.6 tahun 2011. Masa tahanan pun dianggap janggal karena berlaku 1 tahun, sementara seharusnya 6 bulan.

Mendapat serangan ini, Menkumham Patrialis Akbar seusai raker dengan Komisi III DPR, Senin (27/6/2011), langsung ‘diserbu’ wartawan. Menteri dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mencoba mengelak.

“Bagaimana dengan aduan Yusril tentang pencekalannya. Bahwa Imigrasi menggunakan UU yang lama, padahal ada yang baru. Pencekalan maksimal 6 bulan bukan 1 tahun?,” tanya wartawan.

Dengan mimik bingung, Patrialis nampak mengelak dan menghindar. Bahkan, dia mengatakan masalah itu adalah urusan Kejaksaan Agung (Kejagung). “Kami menindaklanjuti permintaan dari Kejaksaan Agung. Itu saja. Kalau keberatan, sama Jaksa Agung,” ujar Patrialis.

“Tapi seharusnya anda tahu kalau UU itu sudah tidak berlaku?,” lanjut seorang wartawan. Patrialis tetap bersikukuh pada jawabannya. Bahkan, dengan nada yang meninggi mengulang lagi pernyataannya diawal. “Kami melaksanakan permintaannya Jaksa Agung,” katanya.

“Bukankah Kejaksaan Agung dan Kemenkumham adalah lembaga yang terintegral?” lanjut seorang wartawan. “Kita melaksanakan permintaan Jaksa Agung. Keberatan silahkan ke Jaksa Agung,” jawab Patrialis lagi.

“Bapak mengecek surat itu?” lanjut wartawan bertanya lagi. Namun, entah karena kehabisan kata-kata, Patrialis tetap pada jawabannya bahwa dia hanya melaksanakan permintaan Jaksa Agung. “Masa direspon langsung begitu?” cecar wartawan lainnya. “Wajib dilaksanakan karena penegak hukum,” jawabnya.

“Meskipun UU sudah diganti? Dan bapak menandatangani UU itu juga kan pak?” lanjut wartawan mencecar menteri. Namun, Patrialis tetap bersikukuh pada pernyataannya.

Beberapa saat kemudian terhenti karena maghrib. Tetapi para wartawan belum menyerah meminta konfirmasi dan kejelasannya. Setelah melaksanakan sholat maghrib, Patrialis kembali ditunggui wartawan. “Tadi sebelum sholat, biasa emosinya tinggi,” katanya tersenyum memulai perbincangan.

Setelah itu, wartawan masih pada pertanyaan sebelumnya. Namun, kali ini Patrialis mendapatkan jawaban yang baru. “Jaksa Agung minta 1 tahun, kita laksanakan tapi pelaksanaannya 2 kali. Kalau sebelumnya 6 bulan, kalau minta dicabut kita akan cabut. Surat pertama 6 bulan dulu, tertulis 6 bulan,” jelasnya.

Namun, wartawan kembali mencercanya. Sebab, sudah jelas-jelas dalam surat tersebut pencekalannya hingga 1 tahun. Patrialis kembali kebingungan dan mengulang lagi jawabannya bahwa pelaksanannya adalah 2 kali, yaitu 6 bulan pertama baru dilanjutkan 6 bulan berikutnya. Tapi dia tidak bisa berkelit ketika dipertegas lagi bahwa dalam surat permintaan Kejaksaan Agung tersebut, tercantum 1 tahun, bukan 6 bulan+6 bulan.

Begitu juga saat Dirjen Keimigrasian BM Irawan dipanggil Patrialis. Dia malah tampak lebih bingung dan mengulang lagi pernyataan dari Patrialis. Saat wartawan menanyakan tanggapannya terkait tudingan Yusril bahwa dirinya goblok, Patrialis nampak tidak mau meladeninya, bahkan dengan santai dan tersenyum, dia mengatakan Alhamdulillah.

“Kalau tidak cerdas kita bersyukur masih banyak yang pintar. Alhamdulillah (dibilang goblok, red),” katanya tersenyum. Termasuk dengan tuntutan Yusril agar dirinya mundur. Dia mempersilahkan semuanya. Cecaran pertanyaan dari wartawan tidak berhenti sebelum Sekretaris Dirjen Imigrasi M Indra kemudian memberi penjelasan tambahan. [mdr]

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.