14 June 2008
Liputan6.com, Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa kubu Abdurahman Wahid menolak tawaran damai kubu Muhaimin Iskandar. Ketua PKB Ali Masykur Musa menegaskan pihaknya akan menempuh jalur hukum dengan mengajukan memori kasasi. “Ya kita tuntaskan saja,” kata Ali Masykur Musa di Jakarta, Jumat (13/6).
Di tempat terpisah, Muhaimin mengaku akan tetap mengakomodasi kubu Gus Dur. Namun dia akan segera memasukkan daftar nama pengurus PKB versi Musyawarah Luar Biasa Ancol ke Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dalam daftar susunan pengurus itu, nama Gus Dur dicoret dari jabatan ketua dewan syuro.
Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalata mengatakan masih tersedia cukup waktu menyelesaikan konflik internal PKB sebelum pemilihan umum. Andi Mattalata mengaku akan menunggu hasil putusan kasasi.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin memenangkan gugatan Muhaimin. Dalam amar putusannya, hakim menyatakan surat pemberhentian Muhaimin batal demi hukum karena bertentangan dengan aturan internal partai. Pengadilan memerintahkan Gus Dur memulihkan hak-hak Muhaimin sebagai ketua umum partai.
Konflik internal PKB bukan kali ini saja terjadi. Sebelum perpecahan dengan Muhaimin, Gus Dur pernah berseteru dengan Alwi Syihab, Matori Abdul Djalil, dan Choirul Anam. Semua konflik dimenangkan oleh Gus Dur kecuali saat perseteruan dengan Muhaimin [baca: Gugatan Muhaimin Dimenangkan](JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
Leave a Comment » |
Kisruh | Tagged: PKB |
Permalink
Posted by celotehican
16 May 2007
Liputan6.com, Surabaya: Konflik Partai Kebangkitan Bangsa semakin memanas. Di Jawa Timur, masing-masing kubu melibatkan massa untuk adu kekuatan saat digelarnya sidang paripurna DPRD Jatim dengan Gubernur Imam Utomo, Kamis (15/5). Unjuk rasa ribuan kader PKB dari berbagai daerah di Jatim ini berlangsung di Jalan Indrapura, Surabaya, dan mendapat penjagaan ketat aparat keopolisian.
Dalam orasinya, massa kubu PKB Muhaimin Iskandar yang bergabung dengan massa dari Partai Kebangkitan Nasional Ulama Choirul Anam mendesak massa kubu PKB Abdurrahman Wahid yang menguasai ruangan Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim keluar dari gedung Dewan. Sebab, penguasaan itu dianggap telah mempersulit kinerja wakil rakyat, sehingga tidak bisa bekerja maksimal.
Massa juga meminta Ketua DPRD Fathur Rasjid yang berasal dari PKB Muhaimin tetap menduduki jabatannya. Unjuk rasa ini sengaja digelar bersamaan dengan rapat paripurna DPRD Jatim dengan Gubernur Jatim yang kerap tertunda akibat dualisme di tubuh Fraksi PKB Jatim.
Tidak hanya di luar gedung, sidang paripurna DPRD Jatim pun akhirnya diwarnai kericuhan. Situasi yang memanas sudah mulai terasa ketika Djafar Sodiq, Ketua Fraksi PKB versi Gus Dur, interupsi mempertanyakan keabsahan Ketua DPRD Jatim Fathur Rasjid. Pasalnya, yang bersangkutan kini sudah menyeberang ke PKNU Choirul Anam.
Salah satu anggota F-PKB lainnya, Firjaun, yang juga pendukung Fathur, mencoba menenangkan Djafar Sodiq. Namun, yang terjadi justru salah paham. Peristiwa ini sempat membuat sidang paripurna yang membahas enam peraturan daerah sempat diskors beberapa saat. Kejadian ini membuktikan konflik elite politik bisa merugikan masyarakat. Apalagi konflik PKB mulai membawa arus bawah untuk ikut berseteru.(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)
Leave a Comment » |
Kisruh | Tagged: PKB |
Permalink
Posted by celotehican